Pengaruh terhadap Lingkungan dari Kemasan Non-Ramah Lingkungan

Kent Shelton/ January 21, 2020/ General

Pengaruh terhadap Lingkungan dari Kemasan Non-Ramah Lingkungan

Kemasan non-ramah lingkungan menjadi salah satu faktor munculnya perubahan iklim yang tidak karuan di bumi. Dunia menghadapi sejumlah masalah lingkungan saat ini dan salah satu penyebab utamanya adalah penggunaan bahan kemasan yang tidak ramah lingkungan untuk berbagai barang konsumen adalah salah satu masalah yang dihadapi dunia saat ini dan salah satu alasan utamanya adalah karena untuk meluasnya penggunaan kemasan makanan dan barang-barang lainnya yang tidak ramah lingkungan.

Baca Juga: 10 Tips yang Dapat Mendorongmu untuk Merapikan Rumahmu

Bahan kemasan ini memancarkan polutan beracun atau gas beracun yang mempengaruhi kesehatan manusia dan lingkungan. Akhirnya, jika masalah ini dan masalah lingkungan lainnya tidak terselesaikan, polusi yang mereka sebabkan dapat menghapus umat manusia dan organisme hidup lainnya.

Kenyamanan Modern

Pengemasan adalah kenyamanan modern yang telah dikembangkan dalam berbagai bentuk selama bertahun-tahun. Berbagai jenis kemasan dirancang dan diproduksi sebagai cara untuk melindungi barang dan membuat produk mudah diangkut baik dalam jumlah besar untuk tujuan komersial atau dalam ukuran eceran untuk penggunaan individu atau keluarga.

Baca Juga: Apa Itu Tanggungan Properti Pribadi

Namun, yang tidak disadari banyak orang adalah bahwa kenyamanan modern menggunakan berbagai bahan kemasan dapat merusak lingkungan.

Bahan yang digunakan untuk kemasan bervariasi tergantung pada apa yang mereka gunakan. Sayangnya, produk yang lebih populer dan umum digunakan menggunakan bahan kemasan yang tidak mudah diuraikan dan tidak ramah lingkungan. Produk-produk yang digunakan konsumen biasa dalam kehidupan sehari-hari mereka dikemas dalam bahan yang dapat merusak lingkungan.

Bahaya Lingkungan

Bahan non-biodegradable adalah jenis bahan yang tidak bisa rusak oleh udara, sinar matahari, air, dan tanah. Salah satu contohnya adalah busa dan plastik dari bahan expanded polystyrene (EPS).

Baca Juga: 10 Cara Sederhana untuk Membuat Keluarga Anda Terorganisir

Bahan tersebut menyumbang sebagian besar dari tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah dan membutuhkan ruang lebih lama. Mereka juga menghasilkan gas rumah kaca yang disebut metana. Para ahli telah menyebut gas ini sebagai salah satu penyebab utama peningkatan suhu global yang cepat.

Selain pemanasan global, banjir juga merupakan masalah lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan bahan kemasan yang tidak ramah lingkungan. Temperatur yang lebih panas menyebabkan permukaan laut naik.

Alih-alih air tanah mengalir keluar ke laut, air tetap berada di daratan terutama ketika ada hujan lebat. Selain itu, karena bahan kemasan yang tidak ramah lingkungan tidak terurai, mereka dapat menyumbat sistem pembuangan kotoran dan mencegah drainase yang tepat.

Baca Juga: 7 Produk Ramah Terbuat dari Kaca yang Didaur Ulang

Serangga dan serangan hama juga disebabkan oleh pembuangan yang tidak benar dari wadah dan kemasan plastik. Nyamuk, cacing, dan hewan pengerat hanyalah beberapa dari hama yang paling umum yang dapat berkembang biak dan berkembang biak dalam bahan limbah. Hama ini dapat membawa penyakit seperti leptospirosis dan demam berdarah ke komunitas di sekitar daerah yang terinfeksi.

Baca Juga: 12 Perabotan Rumah Tangga yang Tidak Boleh Anda Lupakan

Bahan kemasan yang tidak ramah lingkungan memiliki racun, seperti berbahan dasar minyak bumi dan bisphenol A (BPA) yang dapat mencemari makanan dan air. Tak perlu dikatakan, ini berbahaya bagi kesehatan manusia. Mereka juga berbahaya bagi kehidupan laut. Bahan limbah padat juga merusak kehidupan laut saat mencemari air.

Bertanggung jawab

Bahan kemasan yang menarik, nyaman, dan praktis adalah bagian dari apa yang digunakan bisnis untuk menarik konsumen untuk membeli produk mereka.

Baca Juga: Bahan Bangunan Paling Ramah Lingkungan

Bisnis yang memproduksi dan mengemas produk-produk ini harus bertanggung jawab tidak hanya untuk kualitas produknya tetapi juga bagaimana produk mereka, termasuk kemasannya, mempengaruhi lingkungan. Lagipula, kepada siapa mereka akan menjual ketika populasi Bumi dibuat punah oleh produk dan kemasan mereka?

Share this Post